Pages

Minggu, 22 Mei 2022

Komet halley

 Komet halley


Komet adalah benda langit yang mengelilingi matahari dengan orbit yang sangat lonjong atau bintang berekor yang bergerak bebas di luar angkasa. Orbit komet berbeda-beda, bahkan ada pula komet yang menghabiskan masa hingga jutaan tahun lamanya hanya untuk satu kali mengorbit pada matahari.

Komet terdiri dari kumpulan debu dan gas yang membeku ketika berada jauh dari matahari. Material-material penyusun komet ini hampir seluruhnya terbentuk dari gas karbon dioksida, metana dan juga air. Namun ketika mendekati matahari, material-material ini sebagian menguap sehingga membentuk kepala dan juga ekor komet yang memiliki panjang sampai jutaan kilometer.

Komet memiliki 4 bagian penting, yaitu inti komet yang merupakan bagian yang paling terlihat dari bumi ketika posisi komet masih jauh dari matahari. Kedua, koma yang merupakan daerah penuh kabut atau daerah yang mirip dengan tabir yang menyelimuti inti komet.
Bagian ketiga adalah lapisan hidrogen, yaitu lapisan yang menyelumbungi koma sehingga tidak tampak oleh mata manusia. Sementara terakhir, adalah bagian ekor komet, yang merupakan gas bercahaya yang terjadi ketika komet lewat di dekat matahari.

Bagi kita yang berada di bumi dapat melihat komet pada waktu tertentu seperti komet Halley yang terlihat setiap 75-76 tahun. Komet ini merupakan komet paling terkenal di antara komet-komet periodik lainnya, walaupun pada setiap abad banyak komet berperiode panjang yang muncul dengan lebih terang dan dahsyat.

Komet Halley sendiri diketahui terakhir muncul di tata surya pada tahun 1986 dan akan muncul kembali pada pertengahan 2061.

Pada dasarnya, komet ada 2 jenisnya, yakni komet tak berekor dan komer berekor panjang.

Komet tak berekor, adalah komet yang garis lintasannya sangat pendek sehingga tidak bisa melewati daerah-daerah yang sangat dingin di angkasa dan tidak bisa menyerap gas-gas yang ada di daerah yang sangat dingin.
Komet berekor, adalah komet yang garis lintasannya sangat jauh yang berbentuk elips dan melewati daerah-daerah yang sangat dingin diangkasa. Jika lintasannya dekat dengan matahari maka akan mengeluarkan gas yang ada pada daerah dingin untuk membentuk ekor.



Sumber: https://www.kelaspintar.id/blog/tips-pintar/kelas-7/cari-tahu-lebih-jauh-tentang-komet-dan-jenisnya-13927/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar